Senin, 20 Juni 2011
Diposting oleh bassist recent x di 18.36 0 komentar
Senin, 13 Juni 2011
Cara memperbaiki Flashdisk yang rusak
Catatan tentang cara memperbaiki flashdisk yang rusak ini saya tulis untuk melengkapi postingan sebelumnya tentang cara memperbaiki flashdisk yang terbaca 0 byte. Tadi siang saya diminta temen saya untuk memperbaiki 2 buah flashdisk merk Transcend yang masing-masing kapasitasnya 1 GB.
Saat dicolokkan ke USB port, Flashdisk yang satu langsung ter-detect dan terbaca sebagai drive I tetapi ketika di-klik muncul tulisan "Please insert a disk into drive I:" saya lihat properties-nya flashdisk terbaca 0 byte. Sedangkan untuk flashdisk yang satu lagi ketika dicolokkan ke USB port tidak terdeteksi sama sekali. Sayapun memutuskan untuk mencoba memperbaiki flashdisk yang masih ter-detect sama windows.
Berikut langkah-langkah saya dalam memperbaiki flashdisk yang rusak tersebut:
1. Memformat Flashdisk menggunakan HP USB Disk Storage Format Tool
Terinspirasi pengalaman beberapa waktu lalu ketika memperbaiki flashdik yang terbaca 0 byte, sayapun mencoba mempformat flashdisk yang rusak tersebut dengan tools HP USB Disk Storage Format Tool , tetapi tidak berhasil. Software HP USB Disk Storage Format Tool tidak mendeteksi adanya flashdisk.
2. Menggunakan Software untuk memperbaiki Flashdisk.
Langkah kedua adalah menggunakan beberapa tools / software yang biasa dipakai dalam memperbaiki flashdisk yang rusak seperti misalnya, Super Stick Recovery Tools, tetapi tetap flashdisk tidak terbaca. Kemudian saya gunakan program Low Level Format dan Seatools for Windows, flashdisk terbaca tetapi tetap tidak bisa diperbaiki.
3. Reprogram ulang IC Controller Flashdisk
Akhirnya saya ketemu artikel yang menyarankan untuk me-low level format USB Flashdisk sekaligus memflash / program ulang IC Controllernya. Setelah saya bongkar ternyata IC Controllernya adalah ALCOR-AU6986. Setelah googling akhirnya ketemu juga software AlcorMP_UFD untuk IC ALCOR-AU6986.
Cara memperbaiki Flashdisk menggunakan AlcorMP_UFD tools ini adalah sebagai berikut:
Download program AlcorMP_UFD untuk IC ALCOR-AU6986 disini
Setelah diekstrak jalankan file ALCORMP.EXE.
Klik menu setup, apabila muncul jendela password klik OK aja,
Tampilannya seperti gambar dibawah, ganti Scan Mode menjadi Low Level Format.
Klik Start(A) untuk memulai proses, dan tunggu sampai selesai.
Setelah berhasil, saya format ulang lagi Flashdisk dengan Format bawaan Windows
Dan jreng... Alhamdulillah Flashdisk kembali normal.
Bagi temen-temen yang mengalami masalah kerusakan USB Flashdisk merk Transcend seperti diatas, muncul tulisan Please insert a disk into drive x: semoga tulisan ini bisa membantu.
atau bisa telusuri di halaman ini http://www.catatanteknisi.com
Diposting oleh bassist recent x di 21.28 0 komentar
Minggu, 12 Juni 2011
kalau mau jelas kunjungi aja di link ini http://java.com/en/ soalnya mostingnya males
Diposting oleh bassist recent x di 20.08 0 komentar
Perangkat Jaringan LAN
Local Area Network (LAN)
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
* Repeater
* Bridge
* Hub
* Switche
* Router
Repeater/Penguat
Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Hub
hub.gifHub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Bridge
bridge.gifBridge adalah “intelligent repeaterâ€. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Switch
ethernetswitch.gifSwitch menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.
Router
router.gifRouter adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Popularity: 39%
artikel terkait mengenai jaringan komputer linknya di bawah ini:
http://i-networking.net/archives/13
sistem operasi jaringan komputer
topologi jaringan
area jaringan kompouter
Diposting oleh bassist recent x di 04.57 0 komentar
Tips dan Trik JSP
Java Server Pages (JSP) adalah bahasa scripting untuk web programming yang bersifat server side seperti halnya PHP dan ASP. JSP dapat berupa gabungan antara baris HTML dan fungsi-fungsi dari JSP itu sendiri. Berbeda dengan Servlet yang harus dikompilasi oleh USER menjadi class sebelum dijalankan, JSP tidak perlu dikompilasi oleh USER tapi SERVER yang akan melakukan tugas tersebut. Makanya pada saat user membuat pertama kali atau melakukan modifikasi halaman dan mengeksekusinya pada web browser akan memakan sedikit waktu sebelum ditampilkan.
mau tahu kelanjutannya ini dia sumbernya dibawah ini.
http://ilmukomputer.org/2006/09/28/tips-dan-trik-jsp/
Diposting oleh bassist recent x di 04.52 0 komentar
Kelas dalam bahasa java
Kelas memiliki peran penting dalam paradigma pemrograman berorientasi objek. Kelas bagaikan sebuah pabrik yang siap memproduksi objek-objek yang kita butuhkan. Untuk dapat menciptakan sebuah objek, kita harus menciptakan kelasnya. Kelas inilah yang dalam runtime program akan menciptakan objek yang inginkan. Singkatnya kelas adalah cetak biru bagi objek yang ingin kita ciptakan.
Perlu diperhatikan bahwa umumnya tidak ada batasan jumlah objek yang dapat diciptakan melalui sebuah kelas. Namun terkadang ada kelas-kelas yang memang dirancang untuk menciptakan tidak lebih dari satu objek.
Objek-objek yang tercipta dari sebuah kelas disebut instans dari kelas tersebut. Instans ini akan mempunyai variabel dan metode yang disebut variabel instans dan metode instans. Namun ada juga variabel kelas yang berlaku bagi kelas itu sendiri sehingga akan berlaku juga untuk semua instans dari kelas tersebut.
Deklarasi Kelas
Deklarasi kelas terdiri dari beberapa komponen. Contoh deklarasi kelas adalah seperti pada Listing 1, yaitu public class KelasKita implements InterfaceKita1, InterfaceKita2 extends SuperKelas. Dari semua komponen tersebut, yang harus ada adalah bagian class namakelas, sedang yang lain adalah opsional. Tabel 1 akan menunjukkan diagram komponen deklarasi kelas berikut penjelasan singkat.
Kelas Bersarang
Kelas bersarang adalah deklarasi kelas yang terletak di dalam isi kelas lain. Akibatnya kelas baru ini menjadi anggota dari kelas yang melingkupinya.
Kita dapat menggunakan kelas bersarang untuk menerapkan hubungan antara dua kelas dimana kelas bersarang tersebut hanya ada dalam konteks kelas yang melingkupinya. Contohnya, bila kita membuat kelas Listener untuk event yang khusus oleh sebuah kelas, misalnya tombol atau mouse diklik dalam sebuah kelas yang berupa Applet. Maka kita mendeklarasikan kelas Listener tersebut sebagai anggota dari kelas yang memproduksi event.
Selain contoh sebelumnya, kelas bersarang juga dapat digunakan bila sebuah kelas membutuhkan kelas lain untuk dapat berfungsi. Maka kelas tersebut dideklarasikan sebagai anggota dari kelas yang memiliki kebutuhannya. Misalnya kita ingin membuat kelas yang berupa dialog, dan dialog ini membutuhkan sebuah kelas lain sebagai parent dari dialog ini. Maka kita meletakkan kelas dialog tersebut dalam kelas parentnya.
Kelas Anonim
Kelas anonim adalah kelas yang tidak mempunyai nama. Dalam program artinya kelas ini tidak memiliki referensi yang disimpan di simbol tertentu. Akibatnya kita tidak dapat mengakses kelas tersebut dengan menggunakan cara biasa. Satu-satunya cara mengakses kelas seperti ini adalah langsung pada baris instansiasinya. Contoh kelas seperti ini telah kita lihat dalam contoh mengenai konstruktor.
Kelas anonim dapat kita gunakan bila kita ingin menciptakan sebuah kelas namun hanya butuh menggunakannya sekali dan tidak ingin mengalokasikan memori untuknya karena memang tidak akan digunakan lagi. Kasus seperti ini terjadi misalnya kita ingin menciptakan sebuah kelas baru sebagai argumen untuk sebuah konstruktor atau metode, dimana kita tidak lagi ingin mengakses kelas tersebut secara langsung. Contohnya adalah kasus ketiga dalam contoh mengenai konstruktor. Di sana kita menciptakan sebuah kelas InputStream untuk argumen konstruktor BufferedReader, namun kita tidak ingin menyimpan referensi ke objek InputStream tersebut, karena penggunaannya oleh BufferedReader juga akan berjalan tanpa perintah eksplisit dari program. Jadi sebenarnya referensi ke objek InputStream tersebut disimpan oleh instans BufferedReader, bukan oleh kelas kita.
Kelas Abstrak
Kelas abstrak adalah kelas yang mengandung konsep abstrak sehingga tidak mungkin mempunyai instans. Misalnya suatu kelas abstrak Buah yang mengandung konsep tentang bagian dari tumbuhan yang dapat dimakan. Namun kita tidak dapat menciptakan sebuah instans dari kelas tersebut karena tidak masuk akal menciptakan suatu Buah. Yang mungkin adalah menciptakan instans dari kelas Jeruk, Apel, atau kelas lain yang sudah mengimplementasikan konsep abstrak dari buah.
Kelas abstrak dapat mengandung metode abstrak, yaitu metode yang tidak memiliki implementasi. Dengan begitu, kelas abstrak dapat menentukan bagaimana konsep abstrak tersebut diimplementasikan oleh subkelas yang akan menggunakannya. Kelas abstrak tidak harus memiliki metode abstrak, namun setiap kelas yang memiliki metode abstrak haruslah menjadi kelas abstrak.
Polimorfisme
Polimorfisme secara bahasa dapat diartikan memiliki banyak bentuk. Konsep ini terdapat dalam bahasa pemrograman seperti konstruktor yang memiliki beberapa bentuk. Selain konstruktor, konsep ini juga berlaku bagi metode. Metode atau konstruktor dapat memiliki banyak bentuk dalam arti memiliki nama yang sama namun dengan argumen yang berbeda atau dengan return type yang berbeda. Contoh polimorfisme untuk konstruktor maupun untuk metode dapat Anda lihat pada Listing 1. Disana terdapat konstruktor-konstruktor dengan nama sama namun dengan argumen yang mengandung parameter-parameter yang berbeda. Untuk contoh polimorfisme untuk metode ditunjukkan bahwa terdapat metode dengan nama sama namun memiliki argumen dan return type yang berbeda.
Kegunaan dari polimorfisme adalah agar kita dapat mendefinisikan beberapa konstruktor atau metode dengan karakteristik yang berbeda-beda agar nantinya dapat digunakan untuk kasus-kasus yang berbeda. Misalnya kita ingin menciptakan instans dari kelas KelasKita pada Listing 1 tanpa memberikan nilai apapun, namun terkadang kita ingin memberikan sebuah nilai sebagai parameter untuk digunakan oleh instans dari kelas tersebut, maka kita dapat membuat kelas seperti KelasKita tersebut. Begitu juga halnya dengan metode, sehingga kita dapat membuat metode-metode yang memiliki karakteristik yang khusus.
Polimorfisme sebenarnya dapat dihilangkan dengan medefinisikan sebuah konstruktor atau metode yang dapat menangani semua kasus yang mungkin. Namun hal ini akan menyebabkan program Anda lebih rumit dan sulit dimengerti. Sedangkan polimorfisme yang membantu Anda untuk membuat program yang lebih baik dan mudah juga membawa konsekuensi yaitu proses kompilasi yang lebih rumit, dan penurunan kecepatan eksekusi kelas. Namun hal ini tidak perlu menjadi perhatian Anda kecuali Anda memang ingin mendalami proses kompilasi Java.
lebih lengkap kunjungi disini
Diposting oleh bassist recent x di 04.49 0 komentar
Sabtu, 11 Juni 2011
PEMOGRAMAN JAVA
Platform Independent
Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.
JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.
Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.
Library
Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.
OO
Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.
Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.
kalau mau jelasnya kunjungi alamat ini http://www.master.web.id/mwmag/issue/04/content/tutorial-java-1/tutorial-java-1.html
Diposting oleh bassist recent x di 05.43 0 komentar

